Postingan

SEBENTAR SAYA JELASKAN

Gambar
  Sebentar saya jelaskan tentang foto diatas, apakah saudara sekalian percaya dengan foto tersebut? Maksudnya dengan foto para personil the Beatles dan saya ada pada satu foto yang sama. Tentu saudara tidak percaya pastinya, biarkan saya menjelaskan ini. Foto itu bukan sebuah editan, "itu yang saya mau, dalam imajinasi saya berbicara seperti itu". Apakah salah? Ohhh tentu tidak, ini soal bagian dari laman saya bercerita dan ekspresi untuk saya tuangkan, tentu terserah saya dan kalian cukup menduga-duga saja. Saya sangat suka sekali dengan band ini, hampir setiap album saya selalu dengar musik-musik mereka, sungguh menakjubkan lagu-lagu yang mereka buat, rasanya tak pernah habis dimakan zaman. Dengan berbagai musik pendatang baru yang saya dengarkan saya selalu merasa harus kembali ke musik-musik lama. Saya suka the Beatles bukan berarti saya tidak suka lagu-lagu Indonesia zaman dulu. "Banyak yang saya suka termasuk kamu" saya juga suka lagu-lagu keroncong, begitu be...

TAK AKU BERI JUDUL

Gambar
  gitarku sudah mulai jelek suaranya. atau gitarku sudah mulai usang ? usang dimakan waktu.   aku rasa belum, kayu ini cukup kuat. walaupun diserang ribuan rayap. aku cukup lihai merawatnya. jadi tak ada rayap atau hewan lain yg bisa menyentuhnya.   aku lupa sudah lima bulan kurang aku belum mengganti senar gitarku. aku hanya butuh senar baru untuk menggantinya. aku kira masih sama rasanya pada saat awalku beli, merdu.

SEPERTI ITU NONA ADA

Gambar
  Nona, yang mewarnai melati itu, putih tiada noda. Tiada sapa, senyum, pun tawa. Seperti nona, dingin, ku tau lewat ribuan malam-malam purnama. Dan memang seperti itu nona ada. Entah kenapa. Aku-pun kagum, pada sesekali gelak tawanya. Meledak-ledak cantik dan menawan. Dan disaat itu-pun nona ada. Ada, tetapi tidak denganku. Dan mungkin bualan kata-kata ini. Gambaran dari kebahagiaanmu, tidak denganku. Penuh renungan dan ribuan ikhlas. Dipetiknya melati itu Tentang puisi ini : -

SEMACAM MEMBUJUK MALAM UNTUK TERLIHAT TERANG [BAIT 2]

Gambar
hey nona, aku yang suka padamu. telahku tau namamu. dari teman dekat sepantaranmu itu. kau perempuan yang aku lihat waktu itu. waktu, waktu siang kemarau lalu. bukan waktu yang lama. hanya sempat sapa dan bertukar lagu. sekutip kata singkat dan rindu. hey nona, aku terlalu egois. tak mau berbagi rasa. aku hanya butuh ini tertata rapih. mungkin hanya itu nona, tentang sekutip rindu dan kata.

SEMACAM MEMBUJUK MALAM UNTUK TERLIHAT TERANG [BAIT 1]

Gambar
  hey nona, siapakah perempuan itu. perempuan dengan senyum manis itu. bolehkah aku mengenalnya. hanya sebatas mengenal nama. aku tak mau langsung berjumpa. naluriku berkata dia adalah teman sepantaranmu. bolehkah aku mengenalnya nona. aku terlalu buruk jika harus datang membawa seribu rayuan, aku malu. bolehkah aku mengenalnya nona? akan ku bawakan setumpuk bunga untuknya. bukan besok atau nanti. mungkin suatu saat, hanya saja rasa ini aku simpan dalam hati.