LORONG-LORONG KECIL


oleh Robiansyah Ashari (2018)


Lorong-lorong kecil.

Tempat sembunyi kerdil.

Kumuh dan kotor.

Jadi sarang koruptor.


Lorong-lorong kecil.

Suasana luka tanpa sebab.

Dibuatlah kancil.

Pintar akan selimut bijaksana.


Lorong-lorong kecil.

Teriak gema ditelinga.

Dengan sunyi rindu.

Akan negriku dahulu.


Tentang puisi ini :

Puisi ini saya temukan disebuah buku lama,buku yang sudah sangat usang dan berdebu. setelah saya ingat-ingat buku itu milik saya waktu masih menginjak bangku sekolah menengah pertama tertera pada lembar kertas itu terdapat tanda tahun diujung bawah dan belum berjudul.


Komentar