Postingan

SI KECIL

Gambar
Si kecil itu yang hobi bermain layang-layang dan mancing sesekali, sekarang hidupnya sudah tak bahagia lagi, banyak cerita-cerita yang tidak bisa disampaikan "laki-laki tidak bercerita", sikecil itu hari ini hanya ingin menulis tidak dengan beban yang dimiliki. Si kecil yang suka bermain itu tumbuhnya tidak begitu terasa lambat, tapi begitu cepat. Terakhir si kecil mengingat memori bahagianya di sepuluh tahun yang lalu, "lalu apakah setelah itu sudah tidak bahagia?", tentu masih. Dia happy walaupun berkurang setiap tahunnya, rasanya seperti ban mobil yang kempes, "menyusut seiring waktu" ya begitulah sikecil dengan segala senyum dan tawanya, bukan yang lain dari hal itu. Si kecil dia tidak suka mengarang cerita, setiap ceritanya nyata hanya saja kadang latar dan tokohnya berganti-ganti, bukan dongen dan bukan cerita asli, hanya samar.

LORONG-LORONG KECIL

Gambar
oleh Robiansyah Ashari (2018) Lorong-lorong kecil. Tempat sembunyi kerdil. Kumuh dan kotor. Jadi sarang koruptor. Lorong-lorong kecil. Suasana luka tanpa sebab. Dibuatlah kancil. Pintar akan selimut bijaksana. Lorong-lorong kecil. Teriak gema ditelinga. Dengan sunyi rindu. Akan negriku dahulu. Tentang puisi ini : Puisi ini saya temukan disebuah buku lama,buku yang sudah sangat usang dan berdebu. setelah saya ingat-ingat buku itu milik saya waktu masih menginjak bangku sekolah menengah pertama tertera pada lembar kertas itu terdapat tanda tahun diujung bawah dan belum berjudul.